Siapa yang tidak mengetahui
tragedy Tenggelamnya Kapal RMS Titanic di samudra Atlantik Utara pada 15
April 1912 yang menabrak Gunung ES , Pelayaran yang di lakukan dari Britaria
Raya Menuju Benua Baru itu lah kecelakaan tersebut terjadi,
Dalam Hal ini juga keterkaitan antar Ilmu Ilmu Fisika yang
terjadi dapat kita kupas secara tajam,Misalnya tenggelamnya kapal RMS Titanic
yang berselaras dengan Fluida statis dan Hukum Archimedes.
Sebagaimana yang
tercatat dalam situs Wikipedia sekitar 1.514 orang mati secara tragis dalam
kejadian tersebut dan salah satunya yang menjadi korbannya yaitu,actor tampan Leonardo diCaprio(Aktornya bukan
meninggal tapi diceritakan meninggal) yang berperan sebagai pria miskin bernama Jack , dan si Wanita yang
bernama Rosa diperankan oleh Kate
Winslet dalam Film TITANIC Karya Sutradara James Cameron yang
menyajikan kisah cinta keromantisan terbaik sepanjang masa yang hadir di tengah tengah kemalangan Kapal
Pesiar Titanic ini.
Penyebab Kematian Ribuan Penumpang kapal ini akibat
mengalami Hipotermia karena bersentuhan dengan samudra yang dingin dengan
suhu 28°F(-2°C) manusia mana yang mampu bertahan di suhu ekstrem dalam jangka
waktu yang lama, sebagaimana yang kita ketahui tubuh manusia mampu mengatur
suhu pada zona termonetral yaitu antara 36,5°-37,5°C. Jika suhu Tubuh Manusia
turun secara drastis sehingga membuat jantung dan paru paru berkontraksi secara
mendadak inilah yang membuat akhirnya kita kesulitan bernafas dan detak jantung
melemah,
,Sayangnya kapal yang memiliki banyak sekali fasilitas
mewah, teknologi pintu anti kapilaritas, yang cukup maju di zamannya itu tidak
sebanding dengan system keselamatan yang tersedia,kapal tersebut tidak memiliki
sekoci yang sebanding dengan jumlah penumpangnya,Titanic hanya mampu menampung
1.178 penumpang-sepertiga dari total penumpang awak kapalnya,
Titanic dikisahkan dalam sejarah sebagi kapal yang
disebut-sebut tidak bisa tenggelam.]Tetapi, kendati disebut seperti itu di
berbagai berita pasca bencana, faktanya adalah baik The White Star Line maupun Harland and Wolff tidak
menyebutnya tidak bisa tenggelam, hanya seolah-olah tidak bisa tenggelam.Akan
tetapi kenyataan mengatakan lain Kapal yang tenggelam akibat mengalami
cedera robek pada bagian Lambung Kapal ini yang di hasilkan karena tabrakan
yang dahsyat pada sebuah Gunung Es ,Merinsek masuknya Air dalam Volume yang
berjumlah besar memperkeruh masalah yang terjadi ,sebagaimana yang kita ketahui
Bunyi Hukum Archimedes
"Benda di dalam zat cair akan
mengalami pengurangan berat sebesar berat zat cair yang dipindahkan".
Kapal yang berbobot 46.328 ton daftar
bruto dan dengan daya muat 34 kaki 7 inches (10.5 m), kapal ini berbobot total 52.310
ton.Akan tetapi akibat
dari robeknya lambung kapal tadi Hukum Archimedes pun tidak berlaku lagi atas
kapal ini ,hal ini di karenakan juga Gaya Apung tidak sebanding lagi dengan
volume zat air yang di pindahkan,atau ρ benda > ρ fluida sehingga , Gaya
Apung tidak mampu lagi mengatasi berat total sehingga kapal perlahan tenggelam ,jadi
massa jenis rata-rata besi yang berongga dan air yang memenuhi lambung kapal
tersebut sama besar atau lebih besar dari massa jenis air laut itu yang membuat
kapal tersebut perlahan tenggelam(ρ
benda > ρ fluida).
Untuk menambah
referensi tentang titanic anda dapat memasukkan data-data dari Wikipedia
tentang kecelakaan dan pembuatan titanic ini dalam powerpoint anda.
Pembangunan dan
persiapan
Tantangan besar di
hadapkan pada Harland dan Wolff untuk
membangun Kapal terbesar di Zamannya ini,pembangunan lambung kapal nya sendiri
memakan waktu selama 26 bulan logam yang di pakai terdiri atas rangka-rangka Baja
Kokoh termasuk Paku yang di gunakan di tembakan dengan Pompa
Hidrolik,Pembangunan kapal ini menggunakan tenaga 15.000 pekerja , selama
proses pembuatannya sendiri sudah memakan banyak korban tercatat 246 kasus
luka-luka 46 di antaranya luka parah, bahkan enam di antaranya meninggal di
dalam kapal , 2 orang meninggal di bengkel,tepat sebelum peluncuran satu orang
pekerja tewas tertimpa sebilah kayu